Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (Al-Qur'an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barang siapa ingkar kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh." (QS. An-Nisa' 4: Ayat 136) Iman kepada Rasul Allah merupakan rukun Iman ke empat. Rasul Allah adalah hamba-hamba terpilih yang diutus untuk meyampaikan wahyu kepada umatnya dan para Rasul Allah mempunyai sifat dan suri tauladan yang hasan atau baik. Rasul Allah sendiri memiliki 4 sifat wajib, yaitu Sidiq, Amanah, Tabligh, Fatanah. Allah memerintahkan dalam Al-Qur'an agar kaum Muslim senantiasa mengembalikan persoalan yang diperselisihkan kepada Allah dan Rasul-Nya: (59) Wahai orang-orang yang beriman! Taatilah Allah dan taatilah Rasul (Muhammad), dan Ulil Amri (pemegang kekuasaan) di antara kamu. Foto: pixabay. Iman kepada rasul Allah memiliki beberapa keutamaan, yaitu: 1. Mendapat Rahmat Allah SWT. Mengimani keberadaan rasul akan mendatangkan rahmat Allah. Sebab Allah menurunkan utusan-Nya dengan tujuan untuk memberikan rahmat kepada hamba-Nya. Sebagaimana tertuang dalam Surat Al-Anbiya ayat 107 berikut ini: Modul Ajar PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 SD: Iman kepada Rasul-Rasul Allah, merupakan rencana pelaksanaan pembelajaran yang diadaptasi dari kurikulum merdeka belajar. Pemerintah memberikan pilihan pembelajaran dalam rangka pemulihan proses pembelajaran yang disebabkan oleh darurat pandemi yaitu: Menggunakan kurikulum darurat atau kurikulum 2014 “Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan kepada para pemimpin di antara kamu. Kemudian jika kamu berselisih pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah dan RasulNya, jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari akhir. Yang demikian itu lebih utama dan lebih baik akibatnya.” (QS. tymHj.

beriman kepada rasul allah