Perencanaanproduk kerajinan umumnya menitik beratkan pada nilai estetika, keunikan, keterampilan, dan efisiensi dan dari segi fungsi, lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang bersifat fisik, misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang. Produksi kerajinan bahan lunak tanah liat.
KD 3.7 Menganalisis proses produksi usaha kerajinan dari bahan keras di wilayah setempat melalui pengamatan dari berbagai sumber. MATERI : Mendesain proses produksi kerajinan dari bahan keras 1. Pengelolaan persediaan produksi pembuatan benda kerajinan bahan keras Proses produksi pembuatan kerajinan dari berbagai bahan keras dengan
produkkerajinan dapat dibagi menjadi dua yaitu produk kerajinan dari bahan lunak dan produk kerajinan dari bahan keras''UPI Universitas Pendidikan Indonesia May 5th, 2018 - Alumni Yang Berprestasi Prof Dr H Moh Menganalisis Perencanaan Usaha Berdasarkan Aspek Pemasaran Author: www.teachme.edu.vn--09-26
PerencanaanProses Produksi Kerajinan dari Bahan Keras B. Produksi Kerajinan Ukir Kayu 1. Merancang Produk Kerajinan Ukir Kebutuhan Pasar Produk Kerajinan 2. Menganalisis Peluang Usaha 3. Peluang Usaha Produk Kerajinan 4. Menciptakan Peluang Usaha Produk Kerajinan D. Pengemasan Produk Kerajinan Membuat Produk Kerajinan dari Bahan Lunak
Memahami menerapkan, dan 3.1 Menganalisis desain produk dan pengemasan menganalisis pengetahuan karya kerajinan dari bahan lunak berdasarkan faktual, konseptual, prosedural, konsep berkarya dengan pendekatan budaya dan metakognitif berdasarkan setempat dan lainnya rasa ingin tahunya tentang ilmu 3.2 Menganalisis sumber daya yang dibutuhkan
41 Membuat perencanaan usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar (sebagai solusi dari masalah lingkungan hidup) meliputi ide, peluang usaha, sumber daya, administrasi dan pemasaran 3.2 Menganalisis sistem produksi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat
kdCB. Perencanaan Proses Produksi Kerajinan dari Bahan Lunak Perencanaan produk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada nilai-nilai estetika, keunikan craftmanship, keterampilan, dan efisiensi. Sementara dalam pemenuhan fungsinya, lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik fisiologis, misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang. Produk kerajinan umumnya diproduksi ulang atau diperbanyak dalam skala home industry. Oleh karena itu, dibutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dalam proses perancangannya. a. Pengelolaan Sumber Daya Usaha Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat dikatagorikan atas enam tipe sumber daya 6M, yaitu sebagai berikut. 1. Man manusia Manusia merupakan unsur manajemen yang penting dalam mencapai tujuan perusahaan. 2. Money uang Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan/industri. 3. Material fisik Perusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang dibutuhkan, melainkan membeli dari pihak lain. Untuk itu, manajer perusahaan berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga yang paling murah, dengan menggunakan cara pengangkutan yang murah dan aman. 4. Machine Tekonologi Perkembangan teknologi yang begitu pesat menyebabkan penggunaan mesin makin menonjol. Banyaknya mesin baru yang ditemukan oleh para ahli sehingga memungkinkan peningkatan dalam produksi. 5. Method Metode Metode kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik yang menyangkut proses produksi maupun administrasi tidak terjadi begitu saja melainkan memerlukan waktu yang lama. 6. Market Pasar Memasarkan produk memiliki peran yang sangat penting sebab jika barang yang diproduksi tidak laku, proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. b. Menentukan Fungsi dan Kualitas Produk Kerajinan Dalam merancang produk kerajinan, seorang perajin harus memperhatikan 3 hal, berikut. 1. Bentuk Yang dimaksud bentuk pada produk kerajinan adalah wujud fisik. Bentuk ini selalu bergantung pada sentuhan keindahan. 2. Fungsi Dalam pembuatan produk kerajinan, seorang perajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsi sementara bentuknya tetap indah. 3. Bahan Setiap bahan memerlukan teknik penggarapan yang berbeda-beda. Karakter setiap bahan tersebut pada umumnya ditentukan oleh susunan unsur-unsur pembentuknya. Seorang perajin harus mampu memadukan aspek bentuk, fungsi, dan bahan agar hasilnya optimal. Ketiga aspek tersebut saling berkait dan bekerja sama. c. Menentukan Segmentasi Pasar Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar makin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu ,hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga. d. Menentukan Bahan/Material Produksi Bentuk selalu bergantung pada sentuhan keindahan estetika. Oleh karena itu dalam penciptaannya, seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan komposisi. e. Menentukan Teknik Produksi Mewujudkan sebuah produk kerajinan haruslah menggunakan cara atau teknik tertentu sesuai dengan bahan dasar kerajinan. Penguasaan teknik dalam berkarya kerajinan akan menentukan kualitas produk kerajinan yang dibuat. Tugas! Menganalisis pelaksanaan produksi dari bahan lunak 1. Bros dan gantungan kunci dari Clay tepung Fungsi Ø Hias Berfungsi sebagai Bros hiasan kerudung, gantungan kunci, dan Menampakkan keindahan flora. Ø Pakai Sebagai bros dan gantungan kunci yang memiliki ciri khas tertentu yang dapat bersaing dengan produk lain. Produk Jadi produk tersebut merupakan produk massal karna dapat digunakan oleh banyak kalangan wanita. Target Target pemasaran dari produk ini adalah Perempuan. Pengguna Produk Pengguna produk ini adalah segala kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa. Teknik produksi Teknik produksi yang digunakan adalah proses pengkombinasian beberapa bahan persenyawaan zat dalam suatu bentuk produk. 2. Vas Bunga Dari Tanah Liat Fungsi Ø Hias Berfungsi sebagai hiasan rumah Ø Pakai Sebagai tempat bunga Produk Jadi produk tersebut merupakan produk massal karna dapat digunakan oleh banyak kalangan wanita. Target Target pemasaran dari produk ini adalah Perempuan ibu rumah tangga Pengguna Produk Pengguna produk ini adalah segala kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa. Teknik produksi Teknik produksi yang digunakan adalah proses pengkombinasian beberapa bahan persenyawaan zat dalam suatu bentuk produk. Fungsi Ø Hias Berfungsi sebagai hiasan rumah / meja. Ø Pakai Sebagai alat penerangan. Produk Jadi produk tersebut merupakan produk massal karna dapat digunakan oleh banyak kalangan. Target Target pemasaran dari produk ini adalah Perempuan ibu rumah tangga Pengguna Produk Pengguna produk ini adalah segala kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa. Teknik produksi Teknik produksi yang digunakan adalah proses pengkombinasian beberapa bahan persenyawaan zat dalam suatu bentuk produk. Fungsi Ø Pakai Sebagai benda tempat menyimpan barang bawaan. Produk Jadi produk tersebut merupakan produk massal karna dapat digunakan oleh banyak kalangan. Target Target pemasaran dari produk ini adalah Perempuan terutama remaja. Pengguna Produk Pengguna produk ini adalah segala kalangan mulai dari anak-anak, dan remaja. Teknik produksi Teknik produksi yang digunakan adalah proses pengkombinasian beberapa bahan persenyawaan zat dalam suatu bentuk produk.
Menganalisis Perencaan Produksi Dari Bahan Lunak Nama Jeane Kamba Kelas XI Cambridge 1 Bunga Dari Sabun Fungsi Sebagai Benda Hias, dapat diletakkan diatas meja, sudut ruangan untuk menambah keindahan dalam ruangan tersebut. Produk Nonmassal. Karena bunga dari sabun ini hanya dibuat jika ada pemesanan sehingga jarang untuk dijual di pasaran. Target Perempuan Pengguna Produk Orang Dewasa serta Remaja Perempuan yang menyukai bunga dari sabun. Teknik Produksi Teknik Leleh. Sabun yang akan dibentuk harus dilelehkan kemudian dibentuk sesuai keinginan. Bunga dari Lilin Fungsi Sebagai benda hias dan benda pakai. Dapat diletakkan dimanapun kalian suka untuk menghias ruangan agar indah dan dapat dipakai saat gelap, mati lampu, dll untuk menyinari ruangan. Produk Massal. Karena banyak dijual di pasaran. Target Laki-laki dan Perempuan Pengguna Produk Orang Dewasa dan Remaja untuk menambah kesan keindahan saat digunakan. Teknik Produksi Teknik Leleh. Lilin yang akan dibentuk dipanaskan dalam panci kemudian jika telah mencair maka akan dibentuk sesuai keinginan. Ikan dari Gips Fungsi Sebagai benda hias. Dapat diletakkan diatas meja sudut ruangan dan diatas lemari kecil. Produk Massal. Karena banyak di pasaran. Target Laki-laki dan Perempuan. Penggunaan Produksi Orang Dewasa agar dapat menjaga keindahan dan kualitas produk tersebut. Teknik Produksi Teknik Cetak. Gips yang akan dibentuk akan dicetak sesuai keinginan. Postingan populer dari blog ini Kerajinan Bahan Lunak dan Wirausaha A. Pengertian Kerajinan Dari Bahan Lunak Kerajinan dari bahan lunak merupakan produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak. Kerajinan bahan lunak terbagi menjadi 2, yaitu 1. Bahan Lunak Alami Bahan lunak alami adalah bahan lunak yang diperolah dari alam sekitar dan cara pengolahannya juga secara alami tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alami yang kita kenal adalah tanah liat, serat alam, dan kulit. 2. Bahan Lunak Buatan Bahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah menjadi lunak. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa bubur kertas, gips, fiberglas, lilin, sabun, spons, dan sebagainya. B. Aneka produk kerajinan dari bahan lunak a. Kerajinan Tanah Liat Kerajinan yang terbuat dari bahan tanah liat sering dikenal orang dengan kerajinan keramik. Contohnya gerabah, vas bunga, guci, piring. b. Kerajinan Serat Alam Bahan-bahan Analisis SWOT Pengertian SWOT SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan strengths , kelemahan weaknesses , peluang opportunities , dan ancaman threats dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. SWOT merupakan singkatan dari S = Strengths Kekuatan W = Weaknesses Kelemahan O = Opportunities Kesempatan T = Threats Ancaman Teknik SWOT ini dibuat oleh Albert Humphrey, yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960 dan 1970 dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500. Manfaat Analisis SWOT Metode analisis SWOT merupakan alat yang tepat untuk menemukan masalah dari 4 empat sisi yang berbeda, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan strengths mampu mengambil keuntungan advantage dari peluang opportunities yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan weaknesses yang mencegah keuntungan advantage dari peluang opportunities yang ada, selanjutnya
Untuk membuat produk kerajinan, diperlukan perencanaan yang matang, misalnya produk kerajinan pakaian. Dalam perancangan produk kerajinan pakaian, diperlukan berbaga interaksi ilmu pengetahuan, misalnya pengetahuan tentang kebiasaan masyarakat, ukuran badan, ukuran pakaian , bentuk dan perhiasan ,pengetahuan bahan, teknik pembuatan, perhitungan biayaproduksi, promosi pemasaran, kemasan, dan ilmu yang lainnya. Perencanaan produk kerajinan umumnya lebih menitik beratkan pada nilai-nilai estetika, keunikan craftmanship, keterampilan, dan efisiensi. Sementara dalam pemenuhan fungsinya, lebihmenekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik fisiologis, misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang. Sistem produksi merupakan sistem integral yang mempunyai komponen struktural dan fungsional. Komponen struktural yang membentuk sistem produksi terdiri atas bahan, mesin dan peralatan, tenaga kerja modal, energi, informasi, tanah dan lain-lain. Komponen fungsional terdiri atas supervisi, perencanaan, pengendalian, koordinasi dan kepemimpinan, yang kesemuanya berkaitan dengan manajemen dan organisasi. Produk kerajinan umumnya diproduksi ulang atau diperbanyak dalam skala home industry. Oleh karena itu, dibutuhkan persyaratan-persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dalam proses perancangannya. a. Pengelolaan Sumber Daya Usaha Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat dikatagorikan atas enam tipe sumber daya 6M, yaitu sebagai Man ManusiaDalam pendekatan ekonomi, sumber daya manusia adalah salah satu faktor produksi selain tanah, modal, dan keterampilan. Manusia merupakan unsur manajemen yang penting dalam mencapai tujuan Money Uang Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. 3 Material FisikPerusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang dibutuhkan, melainkan membeli dari pihak lain. Untuk itu, manajer perusahaan berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga yang paling murah, dengan menggunakan cara pengangkutan yang murah dan aman. 4 Machine Tekonologi Perkembangan teknologi yangbegitu pesat menyebabkan penggunaan mesin makin menonjol. Hal ini karena banyaknya mesin baru yang ditemukan oleh para ahli sehingga memungkinkan peningkatan dalam Method MetodeMetode kerja sangat dibutuhkan agar mekanisme kerja berjalan efektif dan efisien. 6 Market PasarMemasarkan produk memiliki peran yang sangat penting sebab jika barang yang diproduksi tidak laku, proses produksi barang akan berhenti. b. Menentukan Fungsi dan Kualitas Produk Kerajinan Dalam merancang produk kerajinan, seorang perajin harusmemperhatikan 3 hal, BentukYang dimaksud bentuk pada produk kerajinan adalahwujud FungsiDalam pembuatan produk kerajinan, seorang perajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsi sementara bentuknya tetap indah. 3 BahanPengetahuan, pemahaman, dan penguasaan terhadap bahan harus dimiliki seorang perajin. Dengan begitu ia akan mampu menemukan teknik pengolahannya. Setiap bahan memerlukan teknik penggarapan yang berbeda-beda. Karakter setiap bahan tersebut pada umumnya ditentukan oleh susunan unsur-unsur pembentuknya. Seorang perajin harus mampu memadukan aspek bentuk, fungsi, dan bahan agar hasilnya optimal c. Menentukan Segmentasi Pasar Penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar makin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu ,hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga. d. Menentukan Bahan/Material Produksi Pada karya seni kerajinan, seorang perajin harus mampu menghubungkan bentuk dan fungsi sehingga karya yang dihasilkan dapat memenuhi fungsi, sementara bentuknya tetap indah. Pemilihan bahan/material dalam pembuatan karya kerajinan sangat terkait dengan sasaran pasar karena material akan mendukung nilai bentuk, kenyamanan terutama dalam menggunakan benda terapan dan juga akan memengaruhi kualitas dari barang tersebut. Bentuk selalu bergantung pada sentuhan keindahan estetika. Oleh karena itu dalam penciptaannya, seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan komposisi. e. Menentukan Teknik Produksi Mewujudkan sebuah produk kerajinan haruslah menggunakan cara atau teknik tertentu sesuai dengan bahan dasar kerajinan. Penguasaan teknik dalam berkarya kerajinan akan menentukan kualitas produk kerajinan yang dibuat. Beberapa jenis kerajinan memiliki alat dan keterampilan khusus untuk mewujudkannya. Teknik produksi kerajinan disesuaikan dengan bahan, alat, dan cara yang digunakan. Lembar Kerja 3 Nama Mutiara Andjani Arsyad Kelas XI Cambridge 1 Menganalisis Perencanaan Produksi Kerajinan dari Bahan Lunak FOTO FUNGSI PRODUK TARGET JK PENGGUNAAN PRODUK TEKNIK PRODUKSI HIAS PAKAI MASSAL NON-MASSAL L P ANAK2 REMAJA DEWASA 1. Tas Sebagai pajangan di lemari ataupun di rak Sebagai tempat penyimpanan barang √ √ √ √ √ Menganyam 2. Tikar Sebagai tempat mengalas √ √ √ √ √ √ Menganyam Sebagai hiasan di ruang tamu Sebagai asbak/ tempat abu rokok √ √ √ Membentuk 4. Tempat Pensil Pajangan di kamar atau ruang keluarga Sebagai tempat pensil atau peralatan makeup √ √ √ √ √ Membentuk
MENGANALISIS PERENCANAAN PRODUKSI KERAJINAN DARI BAHAN LUNAK Kelompok 4 Nanda Pradani04 Septiarema09 Novrisa Putri14 Deshinta Widyaningrum195. Taufk Rahmadi24  Fungsi benda pakai digunakan untuk duduk  Produk non masal  Target perempuan, laki-laki  Penggunaan produk anak-anak, remaja, dewasa  Teknik produksi menganyam 2. HIASAN DINDING  Fungsi benda hias digunakan untuk memperindah dinding dan ruangan  Produk non masal  Target perempuan dan  laki-laki  Penggunaan produk dewasa  Teknik produksi menempel
Untuk membuat produk kerajinan, diperlukan perencanaan yang matang, misalnya produk kerajinan pakaian. Dalam perancangan produk kerajinan pakaian, diperlukan berbagai interaksi ilmu pengetahuan, misalnya pengetahuan tentang kebiasaan masyarakat antropologi dan sejarah, ukuran badan antropometri, ukuran pakaian standardisasi, bentuk dan perhiasan pendidikan moral etika, gaya hidup, pengetahuan bahan fisik, teknik pembuatan rekayasa, perhitungan biaya produksi akuntansi, promosi publikasi, pemasaran marketing, kemasan desain, dan ilmu yang lainnya. Perencanaan Proses Produksi Kerajinan dari Bahan Lunak Baca Juga Bahan Pendukung Produk Kerajinan Tanah Liat Perencanaan produk kerajinan umumnya lebih menitikberatkan pada nilai-nilai estetika, keunikan craftmanship, keterampilan, dan efisiensi. Sementara dalam pemenuhan fungsinya, lebih menekankan pada pemenuhan fungsi pakai yang lebih bersifat fisik fisiologis, misalnya benda-benda pakai, perhiasan, furnitur, dan sandang. Sistem produksi merupakan sistem integral yang mempunyai komponen struktural dan fungsional. Komponen struktural yang membentuk sistem produksi terdiri atas bahan material, mesin dan peralatan, tenaga kerja modal, energi, informasi, tanah dan lain-lain. Komponen fungsional terdiri atas supervisi, perencanaan, pengendalian, koordinasi dan kepemimpinan, yang kesemuanya berkaitan dengan manajemen dan organisasi. Suatu sistem produksi selalu berada dalam lingkungan sehingga aspek-aspek lingkungan seperti perkembangan teknologi, sosial dan ekonomi, serta kebijakan pemerintah sangat memengaruhi keberadaan sistem produksi itu.
menganalisis perencanaan produksi kerajinan dari bahan lunak